Minggu, 08 April 2012

Perkembangan Islam Di Korea Selatan

Tahukah Anda perkembangan Islam di Korea Selatan? Perang Korea (Juni 1950-Juli 1953) merupakan sejarah tersendiri bagi proses kebangkitan Islam di Korea Selatan. Negeri yang hancur lebur oleh perang menyeret masyarakat Korea pada keputusasaan. Lalu, Islam menjadi oase yang memberikan harapan dalam keikhlasan berserah kepada Tuhan, seperti lilin kecil di tengah gulita pekat. 


Agaknya, tepat jika dekake ini disebut sebagai momentum “kebangkitan kembali” Islam di Korea Selatan. Sebab, sebelumnya Islam telah menjejakkan kaki di negeri Ginseng, jauh sebelum peristiwa Perang Korea. 


Menelisik sejarah, Islam di Korea Selatan masuk pada abad ke-7 lewat kafilah dagang yang menuju ke Cina dan menjalin hubungan dengan Kerajaan Shilla, salah satu dari tiga negara besar Korea masa lalu. Dalam skala kecil, hubungan terus terjalin dan sebagian pedagang muslim tersebut tertarik untuk menetap di sana. 


Bahkan, pada periode Koryo (918-1392), terdapat komunitas muslim atau orang Islam di Korea Selatan dalam jumlah cukup besar di Kaesong, ibu kota negara masa itu. Begitu juga dengan daerah Itaewon yang terus berkembang menjadi kota besar hingga sekarang. 


Akan tapi, perkembangan Islam di Korea Selatan sempat terhambat saat berkuasanya Dinasti Yi (1392) yang merebut kekuasaan dari Koryo. Dinasti Yi bersikap lebih protektif terhadap pendatang dan apa pun unsur asing, sehingga pelan-pelan pertumbuhan agama Islam di Korea Selatan pun terhenti. 

Islam di Korea Selatan - Berkah Peperangan

Perang Korea membawa berkah yang luar biasa. Dalam Perang Korea, Turki mengirimkan sekitar 15.000 tentara untuk bergabung dalam pasukan multinasional yang dikomandoi PBB. Tentara Turki yang beragama Islam itu pun menjadi avant garde perkembangan Islam di Korea Selatan. 


Selain membantu perang pada pihak Korea Selatan, personel pasukan Turki tersebut terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, membantu korban perang, membantu mengurus sekolah-sekolah, dan sekaligus mengajarkan Islam kepada masyarakat. Maka, mulailah satu per satu rakyat Korea menyambut dakwah tersebut. 


Dalam tempo cepat, populasi orang Islam di Korea Selatan bertambah, menyusul dibentuknya Persatuan Orang Islam Korea Selatan yang berdiri pada 1955. Saat itu, masjid pertama di Korea Selatan mulai dibangun. Itulah Masjid Central Seoul yang berdiri di distrik Itaewon. 


Selanjutnya, masjid memegang peranan sangat penting dalam proses dakwah. Selain menjadi tempat ibadah, tempat bertemu, dan silaturahim, masjid juga menjadi pusat informasi bagi masyarakat Korea yang ingin mempelajari Islam. Masjid tersebut menyediakan bahan bacaan dan rekaman ceramah yang diberikan gratis kepada siapa saja yang berminat. 


Saat ini, telah banyak masjid berdiri di kota-kota besar Korea, seperti di Gwangju, Busan, dan Daegu. Masjid-masjid tersebut menggaungkan azan bersahut-sahutan memanggil umatnya untuk beribadah. 

Islam di Korea Selatan - Populasi Muslim

Data terbaru menyebutkan bahwa jumlah populasi orang Islam di Korea Selatan mencapai 145.000-160.000 orang. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 50.000 di antaranya adalah penduduk asli Korea. Sedangkan, sisanya merupakan pendatang dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan negara-negara Timur Tengah. 


Jumlah orang Islam di Korea Selatan tersebut mungkin terbilang kecil, berkisar 0,4% jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Korea Selatan yang mencapai 47 juta berdasarkan sensus 2005. Namun, untuk rentang dakwah yang baru dimulai pada 50-an, jumlah ini sungguh fantastis. 


Mayoritas penduduk Korea Selatan menganut agama Budha. Populasinya mencapai 40% dari total penduduk. Ajaran Budha di Korea berbeda dengan agama Budha yang banyak dikenal di Indonesia. Budha di Indonesia adalah Budha Hinayana yang mengajarkan jalan untuk membebaskan diri dari nafsu duniawi, sedangkan Budha di Korea bersifat Budha Mahayana untuk menyelamatkan masyarakat awam. Budha berkembang sejak masa Kerajaan Shilla dan semakin populer pada masa penyatuan Shilla dan Koryo. 


Kristen Protestan menempati papan kedua setelah Budha, sekitar 30%. Agama ini disebarkan oleh para penginjil asal Amerika Serikat. Kemudian disusul agama Katolik di papan ketiga, sekitar 20%. Di luar itu, ada kelompok-kelompok kecil dari penganut Konghucu, Aliran Won, Jeungsan, Daegong, dan lain-lain yang tidak mencapai 1%, termasuk Islam. 

Islam di Korea Selatan - Dakwah Lewat Pendidikan

Jika di masa 1950-an, dakwah Islam lebih banyak melalui sektor sosial, dewasa ini dakwah mulai menggunakan jalur pendidikan. Hal ini ditempuh mengingat kebutuhan komunitas orang Islam di Korea Selatan sendiri semakin mendesak terhadap ketersediaan lembaga pendidikan yang berbasis Islam. 

Sekolah pertama Islam di Korea Selatan dibangun dengan dana hibah pemerintah Arab Saudi. Sekolah Islam di Korea Selatan ini tidak membatasi siswa dari kalangan muslim saja, tapi juga menerima siswa kalangan nonmuslim. Kurikulum yang diterapkan tentu saja merujuk pada kurikulum pendidikan Korea, tapi diberikan tambahan berupa materi pendidikan agama Islam dan bahasa Arab. 

Selain itu, telah dibangun pula Pusat Kebudayaan Islam di Seoul, pada 2008 lalu. Lembaga ini diharapkan mampu memberi informasi penyeimbang bagi kalangan non-Islam. Sebab, pasca tragedi WTC pada September 2001, banyak propaganda yang mendiskreditkan Islam sebagai teroris dan memberi dampak tekanan yang sangat besar bagi minoritas orang Islam di Korea Selatan.

Islam di Korea Selatan - Komunitas Muslim

Islam di Korea Selatan bisa dikatakan berkembang pesat, ditambah dengan para pekerja Korea Selatan yang memeluk agama Islam setelah pulang dari negara Timur Tengah, misalnya Arab Saudi. Perkembangan Islam di Korea selatan juga dipengaruhi semakin banyaknya perpindahan orang-orang Timur Tengah (Iran, Irak, Kuwait, dan Qatar) serta Pakistan dan Malaysia ke Korea Selatan sebagai tenaga kerja di Korea. 
Orang Islam di Korea Selatan adalah kelompok masyarakat yang kecil dan bagian dari struktur berbagai agama masyarakat Korea seperti penganut agama Buddha, ajaran Tao, dan agama Kristen. Sebagian besar orang Islam di Korea Selatan mengatakan bahwa gaya hidup yang berbeda dalam Islam telah membuat mereka mampu berdiri teguh dibandingkan orang lain dalam masyarakat. Namun, kebimbangan orang Islam di Korea Selatan adalah rasa trauma yang dirasakan setelah peristiwa 11 September 2001, saat banyak orang memperlihatkan ketertarikan terhadap ide-ide keislaman. 
Perkembangan Islam di Korea Selatan ditandai juga hadirnya komunitas-komunitas muslim. Komunitas muslim atau orang Islam di Korea Selatan merupakan komunitas yang kaya dengan keberangaman latar belakang etnis dan budaya. Komunitas orang Islam di Korea Selatan pada umumnya adalah para pekerja asing dan imigran dari berbagai negara muslim, khususnya dari Asia Tenggara dan Asia Selatan. 
Jumlah orang Islam di Korea Selatan terus meningkat, khususnya di kota besar seperti Busan. Komunitas Islam di Kota Busan telah mendirikan sekolah Islam sendiri. Walaupun sekolah ini kecil, tetapi cukup untuk memfasilitasi anak-anak orang Islam di Korea Selatan untuk memperoleh pendidikan yang Islami. 

Islam di Korea Selatan - Bulan Ramadhan

Sama seperti komunitas Muslim lainnya di seluruh dunia, komunitas Islam di Korea Selatan menyemarakkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak membca Al-quran dan berkumpul di masjid, khususnya menjelang berbuka puasa sampai salat tarawih. Aktivitas ini terlihat di Masjid Sentral yang berada di pusat Kota Seoul, ibukota Korea Selatan. 
Setiap petang menjelang waktu berbuka puasa, masjid ini dipenuhi oleh umat muslim dengan berbagai usia, baik warga Muslim Korea ataupun warga muslim dari negara luar. Karena banyaknya jamaah yang memenuhi masjid ini, sebagian di antaranya terpaksa berada di luar area masjid. Pemandangan seperti ini mengundang perhatian warga di sekitarnya. Itulah kehidupan umat Islam di Korea Selatan saat bulan Ramadhan. 
Innallah wa nikmal wakiiil. 


RAHASIA KEBERKAHAN WUDHU


 Teguran buat diriku / Renungan kita semua

بسم آلله آلرحمن آلرحيم.

Pernahkah terpikir mengapa diri ini ambil wudhu sedemikian rupa,???

Pernakah terpikir segala hikmah yg diri ini peroleh dalam menghayati islam ???

Pernahkah terpikir mengapa ALLAH lahirkan diriku sebagai umat islam??

Berikut ini adalah hikmah yg dapat diriku peroleh dari wudhu.
Seperti yg di uraikan imam Al-Ghazali dalam bukunya ihya ulu muddin
Mudah-mudahan " ALLAH SWT selalu mencurahkan rahmatnya.
Banyak di antara diri ini & teman-2 semua yg tdk sadar akan hakikat bahwa setiap yg di tuntut dalam islam mempunyai hikmah tersendiri

يارب...
.Ketika diri kita ingin berkumur niatkanlah dalam hati:
YA ALLAH AMPUNILAH DOSA MULUT DAN LIDAHKU INI.
**karena sehari_hari diri kita berbicara mengenai benda_benda yg tidak bermamfaat

يارب...
Ketika diri kita membasuh muka niatkanlah dari hati_YA ALLAH PUTIHKANLAH MUKAKU DI AKHIRAT KELAK. JAGANLAH KAU HITAMKAN MUKAKU INI,
karena muka para ahli surga berseri_seri

يارب...
Ketika diri kita membasuh tangan kanan niatkanlah dengan_YA ALLAH BERIKANLAH HISAB"KU DI TANGAN KANANKU INI.
Karena hisab_hisab ahli surga diberikan di tangan kanan-nya.

يارب...
Ketika diri kita membasuh tangan kiri.
Niatkanlah dari hati_YA ALLAH JANGAN KAU BERIKAN HISAB_HISABKU DI TANGN KIRIKU.
karena hisab-hisab ahli neraka di berikan di tangan kirinya

يارب...
Ketika diri kita membasuh kepala niatkanlah dari hati dengan_YA ALLAH LINDUNGILAH AKU DARI TRIK MATA HARI DI PADANG MA'SYAR DENGAN ARSY_MU.
Karena panas di padang ma'syar seperti matahari sejengkal di atas kepala

يارب ..
Ketika diri kita membasuh telinga niatkanlah dari hati dengan kalimat_YA ALLAH AMPUNILAH DOSA TELINGAKU INI.
Penjelasanya karena sehari_hari diri kita mendengar orang mengumpat,memfit'nah dan mndengar lagu_lagu ber'unsur maksiat

يارب ..
Niatkanlah dari hati kita ketika membasuh kaki kanan.
YA ALLAH PERMUDAH-KANLAH DIRIKU MELINTASI TITIAN SIRATUL MUSTAQQIM
penjelasanya karena ahli syurga melintasi titian-nya sangat mudah sekali

يارب..
Ketika diri ini membasuh kaki kiri niatkanlah dari hati_YA ALLAH BAWALAH AKU PERGI KE MASJID. BUKAN KE TEMPAT MAKSIAT

MOGA BERMAMFA'AT BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA

** Sultan Ihai Hairani Alsyaban Alaydrus**

Sumber : Erna Rahmah Nasution's facebook

Pentingkah Obat Kumur ?

Saat ini banyak dijual beragam jenis obat kumur yang biasa digunakan sehari-hari setelah seseorang menggosok gigi. Sebenarnya perlukah seseorang menggunakan obat kumur?

Obat kumur pada dasarnya adalah cairan yang digunakan untuk berkumur-kumur setelah menyikat gigi untuk membersihkan dan melindungi dari kerusakan gigi serta penyakit gusi. Ada juga yang menggunakannya untuk mendapatkan napas segar di pagi hari.

Jika seseorang menyikat gigi secara efektif dan teratur melakukan pemeriksaan gigi, maka ia tidak perlu menggunakan obat kumur. Beberapa dokter gigi melihat obat kumur ini sebagai pilihan tambahan,
Obat kumur ini biasanya terdiri dari bahan perasa, pemanis, agen antiseptik, deterjen dan bahkan ada yang mengandung kalsium serta flouride. Untuk obat kumur kosmetik biasanya tidak memiliki kemampuan untuk melawan plak, tapi hanya sekedar penyegar napas saja.

Antiseptik yang terkandung dalam obat kumur berfungsi melawan plak, melindungi gigi dari kerusakan serta menyamarkan bau mulut. Sedangkan flouride berfungsi menyerang asam di mulut yang bisa menyebabkan kerusakan gigi.

Selain bahan diatas, obat kumur yang baik sebaiknya membuat orang merasa segar dan berenergi serta mengandung bahan zinc (untuk mengontrol produksi gas yang memicu bau mulut), xylitol (mengurangi kadar plak), hidrogen peroksida (untuk memutihkan gigi dan membunuh kuman) serta menthol (untuk menyegarkan napas).

Namun yang pasti hindari obat kumur berbahan dasar alkohol karena bisa membuat kelenjar ludah jadi kering sehingga sedikit air liur yang dihasilkan yang berarti tidak efektif dalam membersihkan bakteri.

Untuk itu ketahui kebiasaan yang dimiliki oleh masing-masing orang, karena plak dan bakteri bisa menyebabkan infeksi gusi seperti gingivitis, perdarahan, periodontitis dan gusi bengkak.

Di Dalam Senyum Terdapat Tubuh Yang Sehat

Senyum yang indah bisa membuat orang lebih percaya diri dan menarik perhatian orang lain. Di dalam senyum yang indah terdapat tubuh yang sehat. Untuk itu ketahui langkah-langkah agar senyum tetap indah dan memiliki tubuh sehat.

Ketika seseorang memiliki senyum yang cerah maka akan memberikan kesan kesehatan yang baik, karena kesehatan mulut bida berdampak pada masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung, kelahinran prematur serta disfungsi ereksi.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menciptakan senyum yang indah serta meningkatkan kesehatan .
1. Membatasi asupan karbohidrat

Karbohidrat akan dipecah menjadi gula sederhana yang nantinya diubah oleh bakteri dalam mulut menajdi plak (residu lengket yang jadi pemicu utama penyakit gusi dan gigi berlubang).

Karbohidrat dalam makanan seperti roti dan kerupuk cenderung bertekstur kenyal dan lengket sehingga mudah terjebak diantara gigi atau bawah garis gusi.

2. Jangan langsung sikat gigi setelah minum asam atau soda

Asam yang terkandung dalam minuman jika dikombinasikan dengan menyikat gigi bisa mengikis enamel gigi. Untuk melindungi enamel gigi ini sebaiknya konsumsi air atau mengunyah permen karet untuk mengaktifkan penetral asam dari air liur.

3. Meningkatkan asupan vitamin C

Vitamin C memegang peranan untuk semua sel di dalam tubuh, karenanya penting bagi kesehatan jaringan gusi. Orang yang mengonsumsi vitamin C kurang dari 60 mg per hari memiliki risiko 25 persen lebih mungkin terkena penyakit gusi.

4. Menggunakan sedotan saat minum soda

Minuman soda dan energi mengandung asam seperti sitrat dan fosfat yang bisa mengikis enamel gigi, bahkan jika konsumsi yang bebas gula. Cobalah minum melalui sedotan yang diposisikan ke bagian belakang mulut sehingga membatasi kontak dengan gigi dan membantu melindungi enamel.

5. Konsumsi kalsium

Mineral kalsium tidak hanya membuat tulang kuat tapi juga melindungi gigi tetap putih, karena sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh berada dalam tulang dan gigi. Studi menemukan orang yang konsumsi kalsium kurang dari 800 mg per hari cenderung mengembangkan penyakit gusi yang parah.

6. Lindungi gigi saat berenang

Air kolam yang diklorinasi berlebihan bisa mengikis enamel dan menimbulkan noda. Klorin berlebih dalam kolam renang bisa menurunkan nilai pH dan membuatnya berbahaya karena bersifat asam. Usahakan untuk menyikat gigi dengan pasta mengandung flouride setelah berenang lebih dari 1 jam.

7. Konsumsi apel setiap hari

Buah apel, wortel dan seledri bisa bertindak sebagai sikat gigi kecil ketika seseorang mengunyahnya, karena membantu menggosok noda di gigi yang membandel. Efek pembersihan dari apel ini tidak bisa langsung terlihat tapi terjadi secara perlahan-lahan.

Sifat dan kualitas dari apel yang asam dan dikombinasikan dengan daging buahnya yang kasar serta kaya serat membuatnya jadi makanan ideal untuk membersihkan gigi dan mencerahkan senyum.

Usahakan untuk konsumsi segelas air setelah makan apel untuk membilas gula, asam dan plak yang terhapus dari enamel.

Senin, 23 Januari 2012

Proses Organisasi

Proses Mempengaruhi Dan Proses Pengambilan Keputusan

·                     Proses Mempengaruhi Organisasi
      Pengaruh adalah kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung yang mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok. 

     Elemen-elemen yang mempengaruhi:
a. Orang yang mempengaruhi
b. Metode yang mempengaruhi
c. Orang yang dipengaruhi.

     Metode mempengaruhi:
a. Kekuatan fisik
b. Penggunaan sanksi
c. Keahlian
d. Kharisma

     Daerah Mempengaruh:
a. Antara pereorangan
b. Kelompok dengan seseorang
c. Seseorang dengan kelompok

     Hubungan antara kekuasaan dan pengaruh:
a. Analisis French-Raven
b. Anilisis Etzioni
c. Anialisis Nisbel

·                     Proses Pengambilan Keputusan

     Proses pengambilan keputusan dalam organisasi adalah kumpulan yang terdiri dari beberapa orang untuk mencapai tujuan yang sama di dalam organisasi rentan terjadinya selisih pendapat begitu juga dengan pengambilan keputusan menentukan sikap, dapat di artikan cara organisasi dalam pengambilan keputusan.

     Terdapat 4 metode bagaimana cara organisasi dalam pengambilan keputusan:
a. Kewenangan tanpa diskusi
b. Pendapat ahli
c. Kewenangan setelah diskusi
d. Kesepakatan

     Konsep pengambilan keputusan:
a. Tetapkan masalah
b. Identifikasi dan diagnosis masalah
c. Pengumpulan dan analisis data yang relevan
d. Pengembangan dan evaluasi alternatif
e. Pemilihan alternatif terbaik
f. Implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil-hasil.

     Tipe-tipe keputusan manajemen:
a. Keputusan perseorangan dan strategi
b. Keputusan pribadi dan strategi
c. Keputusan dasar dan rutin

     Model-model pengambilan keputusan:
a. Relationalitas keputusan
b. Model perilaku pengambilan keputusan

     Teknik pengambilan keputusan:
a. Teknik kreatif : brainstorming & synectic
b. Teknik partisipatif
c. Teknik pengambilan keputusan modern

     Pengambilan keputusan dilakukan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori (berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam pikiran maupun dalam kegiatan oprasional pemecahan masalah.

     
 Sumber : dyahratih.blogspot.com

Komunikasi Dalam Organisasi

·                         Pengertian Komunikasi
      Komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu "Communis" atau "common" dalam bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha mencapai kesamaan makna "commonness", atau dengan ungkapan lain melalui informasi kita mencoba untuk berbadi  Informasi , gagasan atau sifat dengan partisipan lain. Kendala utama dalam berkomunikasi adalah sering kali kita mempunyai makna yang berbeda terhadap lambang yang sama.
      Komunikasi  adalah salah satu cara manusia berhubungan yang melibatkan pengertian atau maksud, dengan syarat mereka perlu setuju dengan definisi istilah-istilah yang digunakan berdasarkan sesuatu yang simbolik seperti isyarat,huruf,nomor dan perkataan yang melambangkan ide-ide yang dapat menyampaikan maksud.

·                     Unsur-unsur komunikasi dalam organisasi
  Ada 5 unsur yang terkandung dalam komunikasi:
1.                   Komunikator  (communicator)yaitu memberi berita,dalam hal ini adalah orang yang berbicara, pengirim berita atau orang yang memberitakan.
2.                  Menyampaikan  Informasi atau berita, dalam hal ini dapat dilakukan dengan cara mengatakan,mengirim ataupun menyiarkan.
3.                  Berita-berita ( Message ) yang disampaikan dapat dalam bentuk perintah,laporan atau saran.
4.                  Komunikan (communicate) yaitu orang yang dituju, pihak penjawab atau para pengunjung yang menerima informasi atau berita.
5.                  Reaksi atau tanggapan (respon) yaitu dalam bentuk tanggapan atau reaksi.
     Kelima unsur komunikasi tersebut merupakan kesatuan yang utuh dan bulat, dalam arti apabila salah satu unsur tidak ada maka komunikasi tidak akan terjadi. 
     Dengan demikian masing-masing unsur saling berhubungan dan saling ketergantungan. Dan keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh semua unsur tersebut.

·                     Cara penyaluran ide melalui komunikasi
     Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan gerak gerik badan seperti tersenyum,menggelengkan kepala, dan mengangkat bahu.
     Dalam menyalurkan ide atau solusi harus ada si pengirim (sender) dan si penerima (receiver). Ide-ide yang diambil pun tidak sembarangan, tetapi ada penyaringan dan seleksi untuk diambil ide manakah yang terbaik untuk di ambil dan dilaksanakan untuk oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan bersama,serta visi dan misi suatu organisasi.
     Adapun tahapan-tahapan cara menyalurkan ide melalui komunikasi:


1.            IDE (gagasan) oleh sender.
2.            PERUMUSAN yaitu dalam perumusan ini ide si sender disampaikan oleh kata-kata.
3.            PENYALURAN (transmitting) yaitu penyaluran ini bisa lisan,tertulis,simbol maupun isyarat,dll.
4.            TINDAKAN yaitu tindakan ini sebagai contoh perintah-perintah dalam organisasi  dilaksanakan.
5.            PENGERTIAN yaitu kata-kata si sender dalam perumusan tadi dijadikan ide oleh si penerima.
6.            PENERIMAAN yaitu ide atau informasi ini diterima oleh penangkap berita (receiver).
     Dalam membina kerjasama dalam kelompok inilah yang nantinya digunakan dalam rangka membina koordinasi organisasi kesatuan gerak dan arah yang sesuai dengan arah dan tujuan organisasi. Agar tercapai koordinasi dalam kerjasama, pada organisasi itu sangat penting dilaksanakannya komunikasi yang tepat dan se-efektif  mungkin sehingga koordinasi dan kerja sama benar-benar dilaksanakan dengan tepat juga.

·                     Hambatan-hambatan komunikasi dalam organisasi:
1.            Hambatan Teknis 
     Keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. Dari sisi teknologi semakin berkurang dengan adanya temuan baru dibidang kemajuan teknologi, komunikasi dan informasi. Sehingga  saluran komunikasi dapat diandalkan dan efisien sebagai media komunikasi.

     Menurut Chruden dan Sherman, dalam bukunya  Personnel Management , 1976, jenis hambatan teknis dalam komunikasi:

a. Tidak adanya rencana dan prosedur kerja yang jelas
b. Kurangnya informasi atau penjelasan.
c. Kurangnya keterampilan membaca.
d. Pemilihan media (saluran) yang kurang tepat.

2. Hambatan Semantik
     
     Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau ide secara efektif. Definisi semantik sebagai studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa.
     Kata-kata membantu proses pertukaran timbal balik arti dan pengertian (komunikan dan komunikator), tapi seringkali proses penafsirannya keliru. Tidak adanya hubungan antara simbol dan dengan apa yang di simbolkannya dapat mengakibatkan data yang dipakai ditafsirkan sangat berbeda dari apa yang dimaksudkan sebenarnya.
     Untuk menghindari misi komunikasi yang seperti ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat sesuai dengan karakteristik komunikannya, dan melihai kemungkinan penafsirannya  terhadap kata-kata yang dipakai.

3. Hambatan Manusiawi

     Terjadi karena adanya faktor emosi dan prasangka pribadi, presepsi, kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau ketidakmampuan panca indera manusia,dll.
     Menurut Chruden dan Sherman:
a. Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia yaitu perbedaan umur, perbedaan presepsi,perbedaan keadaan emosi, perbedaan status, keterampilan mendengarkan, penyaringan dan pencairan informasi.

b. Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi yaitu Suasana iklim kerja dapat mempengaruhi sikap dan perilaku staff dan efektifitas komunikasi organisasi.

·                     Klasifikasi komunikasi dalam organisasi
     Dalam komunikasi organisasi terdapat beberapa macam klasifikasi komunikasi dan diantaranya adalan sebagai berikut:

1.  Dari segi sifatnya:
    a. Komunikasi lisan : komunikasi yang langsung berbicara.
    b.Komunikasi tertulis : komunikasi yang melalui tulisan.
    c. Komunikasi verbal : komunikasi yang dibicarakan / diungkapkan.
    d. Komunikasi nonverbal : komunikasi yang tersirat.


2. Dari segi arahnya:
    a. Komunikasi ke atas : komunikasi dari bawahan ke atasan.
    b. Komunikasi ke bawah : komunikasi dari atasan ke bawahan.
    c. Komunikasi horizontal : komunikasi ke sesama manusia yang derajatnya / tingkatnya sama.
    d. Komunikasi satu arah : Komunikasi tanpa ada timbal balik.
    e. Komunikasi dua arah : komunikasi dengan adanya timbal bakik / saling berkomunikasi.

3. Dari segi lawannya:
    a. Komunikasi satu lawan satu : berbicara dengan lawan bicara yang sama.
    b. Komunikasi satu lawan banyak(kelompok) : berbicara antara satu orang dengan satu kelompok.
    c. Komunikasi  lawan kelompok : berbicara antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.

4. Dari segi keresmiannya:
    a. Komunikasi formal : komunikasi yang langsung resmi.
    b. Komunikasi informal : komunikasi yang tidak resmi.

 Sumber : dyahratih.blogspot.com

Faktor Perubahan dan Ciri Perkembangan Organisasi

PERUBAHAN
Faktor penyebab terjadinya perubahan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.    Lingkungan intern, antara lain :
a.    Perubahan kebijakan pimpinan
b.    Perubahna tujuan
c.    Perluasan wilayah operasi tujuan
d.    Volume kegiatan bertambah banyak
e.    Sikap dan perilaku dari para anggota organisasi

2.    Lingkungan Ekstern, antara lain :
a.    Politik
b.    Hukum
c.    Kebudayaan
d.    Teknologi
e.    Sumber Daya Alam
f.     Demografi
g.    Sosiologi
Sikap organisasi dalam kmenghadapi terjadinya perubahan lingkungan intern/ekstern, yaitu :
a.       Mengadakan perubahan struktur organisasi
b.      Mengubah sikap dan perilaku pegawai
c.       Mengubah tata aliran kerja
d.      ,mengubah peralatan kerja
e.       Mengubah prosedur kerja
f.       Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar personel
PROSES PERUBAHAN
a.         Mengadakan pengkajian
b.        Mengadakan identifikasi
c.         Menetapkan perubahan
d.        Menentukan strategi
e.         Melakukan evaluasi

PERKEMBANGAN
CIRI – CIRI PENGEMBANGAN ORGANISASI   
a.  Merupakan usaha yang di lakukan secara berencana
b. Mencerminkan suatu proses yang berlangsung terus menerus
c.  Berorientasi masalah organisasi yang harus di pecahkan
d. Merupakan usaha ke arah penyempurnaan organisasi
e.  Merupakan tanggapan terhadap berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi, dsb
METODE PENGENMBANGAN ORGANISASI
a.       Jaringan manajerial
b.      Latihan kepekaan
c.       Pembentukan TIM
d.      Umpan balik survai
METODE PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA
a.    Latihan di tempat kerja
b.    Latihan instruksi kerja
c.    Latihan di luar tempat kerja
d.    Latihan di tempat tiruan

Sumber : Universitas Gunadarma, Teori Organisasi Umum 1, lista.staff.gunadarma.ac.id